-->

Penyebab penyakit Gerd atau asam lambung dan cara mengobatinya

Penyakit Asam Lambung adalah penyakit yang ditandai dengan rasa nyeri dan terbakar dibagian dada, yang disebabkan oleh asam lambung yang naik hingga kekerongkongan. Penyakit ini juga biasa dikenal dengan gastroesophageal reflux disease (GERD).

Penyakit ini bisa dialami baik orang dewasa maupun anak-anak; wanita ataupun laki-laki. Namun, ada bermacam kondisi yang membuat seseorang menjadi lebih memiliki risiko terkena penyakit ini, antara lain:

Berat badan berlebih hingga obesitas.

Penyakit skleroderma.

Perempuan dalam kondisi hamil.

Perokok berat.

Individu dengan kebiasaan konsumsi minuman beralkohol. 

dan dapat menimbulkan gejala-gejala yang mengganggu. 

Gejala GERD antara lain: 

- Rasa terbakar di dada 

- Rasa pahit di lidah 

- Sakit saat menelan dan 

- Nyeri di ulu hati 

- keringat dingin 

- Tidur terganggu 

- Kecemasan berlebihan dan lain-lain.


GERD dapat disebabkan oleh beberapa hal: 

1. Kelebihan lemak dalam tubuh yang terakumulasi (obesitas) 

2. Disfungsi organ pembatasan antara lambung dan esofagus 

3. Pengosongan lambung yang terlambat. 


Gejala Pada Orang Dewasa

Selain dua gejala di atas (sensasi terbakar dan asam di mulut), orang dewasa juga dapat mengalami gejala seperti di bawah ini:

•Perasaan terganjal pada belakang mulut atau pangkal kerongkongan terutama ketika saat menelan.

• Jumlah gas di dalam lambung terlampau banyak sehingga mudah merasa kenyang.

• Sakit tenggorokan khususnya saat proses menelan air atau makanan.

• Suara berubah menjadi sedikit serak (hal ini disebabkan oleh peradangan kronis pada tenggorokan dan mengenai pita suara).

• Peradangan kronis pada tenggorokan ini juga menyebabkan batuk kronis yang dirasakan lebih sering pada malam hari.

• Mudah merasakan mual dan muntah.

• Mulut sering berbau akibat kelebihan gas dari rongga lambung.

• Sesak nafas dimana sesak dirasakan menekan paru-paru dari area ulu hati.

Gejala Pada Bayi dan Anak-Anak

Anak-anak dan bayi juga bisa merasakan keluhan dan gejala asam lambung naik. Hal ini diakibatkan oleh kekuatan sfingternya yang belum terlalu sempurna. Adapun beberapa kemungkinan gejala yang bisa muncul, antara lain:

Gumoh setelah makan atau menyusui (gumoh ini sebenarnya normal pada bayi mengingat belum sempurnanya kekuatan sfingter tadi, akan tetapi akan menghilang seiring dengan pertambahan usia).

Sendawa yang berlebihan sehabis meminum susu atau makan.


Cara penanganan penyakit asam lambung atau Gerd

Penatalaksanaan dan pengobatan penyakit asam lambung terdiri dari tiga, yaitu perbaikan pola dan gaya hidup, pemakaian obat-obatan, dan prosedur operasi.


1. Perbaikan Pola Hidup

Untuk mengurangi gejala dan keluhan asam lambung naik biasanya dokter akan memberikan anjuran perbaikan gaya hidup. Berbagai macam saran yang dianjurkan antara lain:


• Mengurangi berat badan terutama pada pasien yang menderita obesitas.

• Menjauhi jenis minuman dan makanan yang tidak boleh untuk asam lambung naik dan dikenal sebagai pemicu kekambuhan gejala seperti 

• minuman mengandung alkohol dan kafein serta makanan yang pedas, berlemak, dan asam.

• Mengganti obat-obatan rutin yang merangsang produksi asam lambung seperti obat anti peradangan non-steroid.

• Mengatur pola makan dengan makan dalam jumlah sedikit dengan frekuensi semakin sering.

• Menghilangkan budaya merokok.

• Tidak menggunakan jenis pakaian yang sempit.

• Tidak tidur sedikitnya 3 jam setelah makan.

• Memilih susu yang cocok untuk penderita asam lambung.


2. Pemakaian Obat-Obatan

Untuk keluhan asam lambung yang lumayan mengganggu yang tidak bisa dikurangi dengan perbaikan pola hidup maka biasanya diberikan obat-obatan tertentu. Jenis obat-obatan yang biasanya diresepkan oleh dokter, antara lain:


Obat Menstabilkan Asam Lambung 

obat yang tergolong di dalam kelompok obat ini adalah antasida. Dengan cepat obat ini akan mengurangi derajat keasaman rongga lambung sehingga menjadi lebih basa. Obat ini sangat cocok digunakan pada keadaan kekambuhan akut.


Obat Penekan Produksi Asam Lambung

Kelompok obat ini akan bekerja dengan cara menurunkan jumlah produksi asam lambung. Obat ini memang akan terasa lebih lama bekerja dibandingkan antasida, akan tetapi akan dirasakan lebih efektif. Contoh obat ini adalah antagonis reseptor H2 (ranitidine dan simetidin), penghambat pompa proton (lansoprazole dan omeprazole). Penting diingat bahwasanya obat ini termasuk golongan obat keras sehingga penggunaannya membutuhkan resep dari dokter.


Obat Menaikkan Proses Pengosongan Lambung 

Obat ini diberikan dengan harapan akan mengurangi kemungkinan terjadi refluks cairan lambung. Dengan semakin cepatnya pengosongan lambung maka akan mengurangi risiko isi lambung naik ke atas kembali ke kerongkongan. Contoh obat ini adalah metoklopramid dan domperidone.


3. Tindakan Operasi

Ini adalah langkah manajemen penatalaksanaan terakhir pada penyakit asam lambung. Langkah ini dipilih bilamana tidak didapatkan adanya perbaikan pada 2 langkah yang telah dijelaskan di atas. Selain itu, langkah ini juga diambil bila telah terjadi komplikasi yang bersifat serius yang dialami oleh pasien. Adapun tindakan operasi yang bisa diambil, yaitu:


Fundoflikasi

Ini adalah teknik operasi untuk mengikat otot sfingter. Pengikatan otot sfingter ini diharapkan dapat meningkatkan kekuatan otot sfingter untuk menahan aliran balik dari rongga lambung ke kerongkongan.


Penggunaan alat LINK

Apa itu LINX? Ini adalah suatu alat yang berbentuk cincin yang bersifat magnetis. Alat ini akan dipasang pada otot sfingter dengan prosedural operasi. Alat ini akan berfungsi sehingga sfingter hanya akan membuka saat makanan maupun minuman lewat dari kerongkongan ke lambung.


Atau dengan pengobatan herbal 

Dikutip dari ceramah dokter Zaidul Akbar menyangkut pertanyaan penderita penyakit lambung yang ingin terbebas dari obat dokter, beliau menyarankan untuk menjaga pola pikir. Karena sebetulnya penyakit lambung itu bukan disebabkan karena pola makan Akan tetapi karena pikiran yang terlalu terbebani. 

Untuk obatnya sendiri beliau menyarankan untuk mengkonsumsi ramuan herbal yang terdiri dari: 

- Jeruk nipis 

- Air kelapa 

- Jambu biji 

- Sari kurma 

- Madu 

- Jahe 

- Kayu manis 

- Pala 

- Kunyit dan 

- Jinten hitam 

Karena herbal di atas sangat berkhasiat dalam mengatasi berbagai penyakit Lambung. Kabar baiknya, kini semua ramuan herbal tersebut sudah ada dalam komposisi madu herbal yang sudah terbukti berkhasiat dalam menyembuhkan ratusan penderita GERD dan maag kronis bahkan yang sudah menahun. merupakan solusi praktis obat penyakit lambung paling alami tanpa efek samping dan lebih ekonomis dibanding harus bolak-balik ke klinik ataupun rumah sakit. Semoga penyakit yang di derita segera di angkat penyakitnya dan disembuhkan, dijauhkan dari berbagai macam penyakit..Ammiinn.. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel