-->

7 artis tanah air yang yang sukses padahal dulu sempat terpuruk

Nasib orang memang tak pernah bisa ditebak. Sebagaimana roda kehidupan yang terkadang di atas, namun ada kalanya di bawah. Demikian perumpamaan perjalanan kehidupan. Seperti itu pula dengan para artis ini Terlahir dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi, atau bahkan ada yang masuk dalam kriteria miskin, masa pertumbuhan artis-artis ini dipenuhi dengan perjuangan. Ada dari mereka yang sudah bekerja sejak kecil Dan perjuangan mereka di industri hiburan pun tak selamanya mulus. 

Sebuah perjuangan keras dilakukan oleh mereka untuk bisa mendapatkan job-job kecil, dengan upah minimum, namun tetap diterima demi menyambung hidup. dengan keuletan, ketelatenan, kegigihan, kerja keras dan juga doa supaya hidup mereka bisa berubah suatu saat nanti. Tapi semua tidak ada yang tidak mungkin jika Allah SWT sudah berkehendak apa pun bisa terjadi.  mereka nyatanya bisa mengangkat harkat dan martabat diri serta keluarga. Siapa saja mereka?


1. Zaskia Gotik 

Kondisi keluarga yang serba kekurangan akhirnya membuat Zaskia tak bisa melanjutkan pendidikannya ke bangku SMP. la pun akhirnya membantu perekonomian keluarga dengan menjadi penyanyi dangdut. Kini Zaskia sudah merasakan hidup mewah dengan limpahan harta yang banyak. Apalagi dirinya kini merupakan istri dari seorang pengusaha sukses yang tentunya ikut menambah pundi-pundi rupiahnya.

Tempat lahir

Surkianih (lahir di Bekasi, 27 April 1990; umur 30 tahun) adalah seorang penyanyi dangdut dan selebriti berkebangsaan Indonesia. Eneng (sapaan akrabnya) di kenal dengan Goyang Itik-nya.

Karir

Zaskia kecil sudah menaruh minat pada dunia tarik suara sejak umur 5 tahun, namun ia baru mulai bernyanyi secara profesional ketika duduk di kelas 1 SMP. Berawal dari mengikuti berbagai lomba nyanyi, Zaskia akhirnya bisa mendapat jadwal manggung reguler dari satu kafe ke kafe lainnya. Keasyikan bernyanyi, Zaskia akhirnya memilih untuk meninggalkan sekolahnya dan menekuni dunia tarik suara.


Tahun 2011 kesempatan Zaskia untuk serius di dunia tarik suara mulai terbuka lebar. Namanya digandeng oleh label Big Indie Nagaswara untuk membuat single. Akhirnya pada bulan Oktober 2011, single perdananya yang berjudul Satu Jam mulai beredar di pasaran. Soal aliran musik, Zaskia memilih aliran house pop yang banyak memadukan beat-beat kencang yang dimix dengan suara DJ. Setelah single Satu Jam, Zaskia kemudian merilis single keduanya berjudul Ajari Aku Tuhan.


Trademark “Goyang Itik” yang dipopulerkan Zaskia ternyata menuai polemik. Sebuah grup duo bernama De Mocca menggugat goyangan Zaskia karena dianggap mirip dengan goyangan De Mocca yang diberi nama Goyang Bebek. Zaskia sendiri beralasan bahwa goyangan tersebut sudah menjadi ciri khasnya sejak pertama kali tampil tahun 2005. Nama goyangan tersebut juga merupakan pemberian dari masyarakat, bukan inisiatif Zaskia sendiri. Setelah melalui pembicaraan antara kedua pihak, De Mocca dan Zaskia pun akhirnya sepakat untuk berdamai dan keduanya tetap tampil dengan goyangan dan nama khas masing-masing. Zaskia Shinta kini lebih dikenal sebagai Zaskia Gotik.


Pada tahun 2014, Zaskia Gotik meraih Rekor MURI membuat 7 video klip dalam sehari.


2. Natasha Wilona 

Natasha Wilona (lahir di Jakarta, 15 Desember 1998; umur 21 tahun)[1] adalah seorang aktris, penyanyi dan model berdarah Tionghoa-Indonesia.

Sebelum menjadi artis dan dikenal sebagai ratu sinetron, Natasha Wilona dan keluarga pernah mengontrak di sebuah rumah kayu yang dindingnya bolong-bolong. Kehidupannya dulu di Kalimantan memang memprihatinkan. Menurut ibunda Wilona, keterbatasan ekonomi menjadi alasan mereka mengontrak di rumah yang harga per tahunnya hanya Rp 2 juta saja. la menceritakan kisah hidupnya ini agar bisa menjadi inspirasi bahwa siapapun bisa bangkit.

Singel 

Cinta Takkan Kembali (2020), album lagu tema untuk film Aku Tahu Kapan Kamu Mati

Jangan Pergi Lagi (2020) Soundtrack Anak Band

Video Klip 

Mau Kamu Cuma Kamu - Govinda (2017)

Bila Ku Jatuh Cinta - Verrel Bramasta (2019)

Cinta Tanpa Alasan - Verrel Bramasta (2019)

Cinta Karena Cinta - Judika (2019)


Iklan

Kiko

Gery Saluut

Superstar

Kopi Good Day

Axis

Roma Malkist Cappuccino


3. Denny Sumargo 

Kisah Denny Sumargo, seorang mantan atlet basket profesional sekaligus pemeran film begitu mengharukan. la mengaku melewati masa kecilnya dengan penuh perjuangan. Bagaimana tidak, ibunya merupakan pekerja berpenghasilan rendah. Denny kecil bahkan kerap dititipkan kepada keluarga orang lain karena ibunya tak boleh membawanya dalam bekerja sebagai asisten rumah tangga. Denny pun pernah mengaku kelaparan, makan dari tempat sampah, sampai menjadi kernet angkot.

Tempat lahir

Denny Sumargo (lahir di Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah, 11 Oktober 1981; umur 39 tahun) merupakan seorang pemain bola basket, aktor berkebangsaan Indonesia berdarah Tionghoa-Indonesia. Denny bermain untuk tim Garuda Flexi Bandung.

Karir

Setelah kepindahannya ke Jakarta pada tahun 2000, Denny langsung bergabung dengan klub Aspac. Penggemar Michael Jordan dan Kobe Bryant ini memang bercita-cita menjadi pemain basket profesional dengan bergabung di klub Aspac dan juga Satria Muda dan berposisi sebagai shooting guard / small forward.


Prestasi dan penghargaan 

Individual

Rookie Of The Year 2001

1 st place Slam Dunk Contest 2003

All Defensive Team 2001-2006

MVP Kobatama Regular Season 2002-2003

National Basketball Team of Indonesia 2001, 2003, 2007

MVP IBL 2008

Bersama Tim

Runner Up IBL 2008 kompetisi musim bersama GARUDA

Juara ke 1 di Sister City Jakarta bersama Satria Muda Britama

Juara ke 2 pada kejuaraan SEABA 2007 di Jakarta bersama Satria Muda Britama

Juara ke 1 pada kejuaraan Liga Basket Indonesia (IBL)

Kompetisi musim bersama Satria Muda Britama 2006

Juara ke 1 pada kejuaraan IBL di Yogyakarta bersama Satria Muda Britama

Runner Up IBL 2004 kompetisi musim bersama ASPAC

Juara ke 1 pada kejuaraan musim IBL 2003 bersama HP ASPAC

Juara ke 1 pada Kobatama 2000-2002 bersama ASPAC

Rangking ke 4 pada SEABA 2001 di Manila

Rangking ke 7 pada kejuaraan ABC di Dubai (UEA)

Juara ke 1 pada Turnamen Kobatama 2002 di Surabaya bersama ASPAC

Pemeran Pendukung Terbaik Indonesia Movie Actors Award 2019.


4. Sule 

Sebelum sukses menjadi seorang komedian dan presenter, Sule pernah menjajal banyak sekali pekerjaan. Salah satunya adalah berjualan ayam goreng dan jagung rebus. Sekadar diketahui, orangtua Sule hanya seorang penjual bakso yang sederhana. 

Tempat lahir

Sule atau yang bernama asli Entis Sutisna (lahir di Cimahi, 15 November 1976; umur 43 tahun), adalah pelawak, pembawa acara, penyanyi, dan aktor berkebangsaan Indonesia. Ia dikenal karena kemampuannya membuat lelucon spontan yang responsif dan kreatif.


Ia mulai dikenal setelah memenangi API 1 (bersama Oni Suwarman dan Obin Wahyudin Ogi SOS dalam grup lawak SOS) pada tahun 2005 dan Superstar Show bersama Jaja. Kariernya semakin meningkat setelah perannya dalam acara Opera Van Java di Trans7 dengan para pemain awal yaitu Andre Taulany, Parto Patrio, Nunung, Azis Gagap. Dan sinetron Awas Ada Sule di Global TV. Anak pertamanya yang bernama Rizky Febian, kini mulai aktif mengikuti jejaknya di dunia hiburan tanah air dengan menekuni dunia tarik suara sebagai penyanyi dan pencipta lagu.

Karir

Sule semakin hari semakin cemerlang. Dia menjadi salah satu pelawak termahal dengan penghasilan Rp 1 miliar setiap bulannya. Padahal beberapa tahun lalu, ayah empat anak ini hanya sebagai penjual jagung rebus keliling kampung, pedagang ayam goreng dan kebaya. Karier pria kelahiran Cimahi ini mulai bersinar setelah sukses memenangi lomba Audisi Pelawak TPI (API) bersama grup Lawak SOS. Hanya setahun setelah itu, nama Sule mulai diperhitungkan. Namanya terus melambung ke jajaran pelawak papan atas yang penghasilannya melebihi pelawak papan atas lain seperti Komeng dan sebagainya. Penghasilannya lebih dari Rp 1 miliar per-bulan didapat dari beberapa stasiun TV antara lain hasil dari acara Opera Van Java di Trans7, Awas Ada Sule di Global TV, juga melalui berbagai macam iklan yang dimainkan oleh Sule.


Sule yang pernah dibimbing pelawak senior Kang Ibing ini sudah memiliki bakat melawak sejak kelas 3 SD. Kala itu Sule kecil sering tampil di acara Agustus-an. Ayah dari Rizki, Putri, Rizwan, dan Ferdinan ini selain melawak juga dikenal pintar menyanyi dan pandai membanyol atau melucu. Alumni STSI Bandung ini juga memiliki kekhasan dalam penampilan yakni rambutnya yang panjang warna pirang sehingga bisa melengkapi karakternya. Kini, ciri khas tersebut ditambahkan dengan mengenakan wig khasnya.


Kini Sule sudah menjadi miliarder dengan hartanya berupa lima rumah di Bandung dan Jakarta, dua mobil serta dua sepeda motor. Sule pun tidak lupa untuk selalu bersyukur karena Tuhan telah memberi jalan. Siapa sangka, kata dia, dulu saat baru menikahi Lina pada tahun 1997, dia tinggal di rumah kontrakan petak. Penghasilannya dari melawak hanya Rp 20 ribu sehari, sehingga agar dapurnya bisa tetap ngebul, Sule nyambi berdagang ayam goreng dan berjualan kebaya. Masa-masa sulit bagi Sule tinggal kenangan. Kini pelawak yang serba bisa ini sudah menjadi miliarder.


Opera Van Java adalah salah satu acara yang menghasilkan banyak uang bagi Sule. Dari acara ini sekali tampil Sule memperoleh penghasilan Rp 50 juta atau naik dibanding sebelumnya yang Rp 20 juta – Rp 40 juta. Pemilik rambut gondrong dan pirang ini terkenal dengan gaya khasnya yakni kalau mendengar musik jaipongan langsung reflek joget sehingga sering mengundang orang tertawa. Rupanya gaya khasnya itu lalu menjadi tambahan karakter Sule.


Nekat ke Jakarta beberapa waktu lalu, Sule mengaku bercita-cita menjadi pembawa acara berita televisi sehingga nekat pindah dari Jawa Barat ke Jakarta. Berbekal keahlian menari dia mencoba mengadu nasib di Ibu Kota. Alumnus STSI Bandung ini kemudian berkelana dari satu tempat ke tempat lainnya di Jakarta. Kesempatan mengikuti API (Audisi Pelawak Indonesia) di TPI bersama Ogi Suwarna dan Obin Wahyudin adalah jalan pintas menuju sukses Sule. Tidak sampai setahun setelah menjuarai Superstar Show, sebuah acara duet selebriti di Indosiar karier Sule pun terus menanjak. Namanya pun masuk dalam jajaran pelawak papan atas. Tahun 2009 dan 2010 adalah tahun-tahun keemasan bagi Sule.


Kini Sule sudah layak disejajarkan dengan Tukul Arwana, Komeng, Eko Patrio, Parto, maupun Olga Syahputra yang sempat dinobatkan sebagai 5 pelawak termahal Indonesia. Seperti Komeng, Sule punya kemampuan spontanitas lelucon yang tergolong sangat responsif, cepat, kreatif dan bagus.


Dalam tampilan di panggung juga punya kemampuan blocking yang lumayan. Sule termasuk salah satu pelawak yang punya karakter melucu yang kuat dan unik. Bakat melawak Sule ini berasal dari ayahnya yang penjual bakso keliling. Ayahnya selalu membanyol dan membuat para pembeli baksonya tertawa. Akan tetapi Sule mengawali naik panggung bukan dengan lawakan, melainkan sebagai pemain musik. Meski sudah sangat terkenal, Sule masih memendam cita-cita yaitu go international walau tak pandai bahasa Inggris. Kendati telah bergelimang harta, Sule tidak mau hidup bermewah-mewah dan mengaku ingin tetap hidup sederhana. Kini Sule pun sudah memiliki bisnis di Bandung berupa salon, warnet, toko baju, ponsel dan studio musik.


Pria pencetus ucapan "prikitiw" itu tetap betah menempati tempat tinggalnya terdahulu, sebuah kamar kos di kawasan Jakarta Selatan. Sebagai seorang pelawak, Sule memang tak ada matinya. la selalu bercanda dan tertawa lepas saat berada di lokasi shooting dan sering mengagetkan banyak orang dengan ulahnya yang konyol untuk menghibur. Sule tetap ingat saudaranya dan membagi-bagi rejeki juga untuk adik-adiknya. Sule merupakan anak kedua dari empat bersaudara.[4]


Setelah 5 tahun di Opera Van Java, pada 28 April 2014, Sule resmi mengundurkan diri dari acara yang telah membesarkan namanya. Sule pergi bukan tanpa alasan melainkan dia tidak lagi memperpanjang kontraknya dengan alasan padatnya jadwal yang harus dijalaninya dan tentu itu sangat menguras waktu dan tenaga. Sule kebanyakan berangkat pagi dan pulang hingga dini hari, kondisi ini sangat membutuhkan kebugaran juga kesehatan yang prima serta pengertian dari pihak keluarga. Waktu untuk bersama keluarga hampir bisa dikatakan hanya 2 jam per hari, sementara dia juga ingin merasakan kebahagiaan bersama keluarganya.

Sule sekarang mempunyai acara sendiri di TransTV acaranya malam-malam santuy bersama Andre Taulany.


5. Ruben Onsu 

Dikenal sebagai presenter kondang, namun kehidupan Ruben Onsu di masa lalu begitu memprihatinkan. la bahkan rela tinggal di kosan dengan harga Rp 200 ribu per bulan. Dalam pengakuannya, Ruben dahulu kerap direndahkan oleh orang lain. Kini, Ruben Onsu selain dikenal sebagai presenter dengan bayaran sangat fantastis per tampil, ia juga memiliki bisnis di berbagai bidang seperti kuliner, media, penyelenggara acara dan lain sebagainya.

Tempat lahir

Ruben Samuel Onsu (lahir di Jakarta, 15 Agustus 1983; umur 37 tahun) adalah pemeran dan pembawa acara berkebangsaan Indonesia. Ruben dikenal luas masyarakat setelah menjadi pembawa acara Brownis.[1] Selain itu, Ia juga sebagai pemain dalam acara komedi Tawa Sutra. Ia pernah ikut berperan dalam Lenong Bocah yang hadir pada dekade tahun 1990-an.

Karir

Ia memandu acara Supersoulmate Show bersama Eko Patrio dan Ivan Gunawan, Kiss di Indosiar, Weekend Seru bersama Ocha dan Cari-Cari Pacar bersama Nico di Global TV. Bersama Adul di Trans 7 ia memandu acara Belum Cukup Gede, dan di Trans TV untuk Happy Family, Brownis.


Selain menjadi pembawa acara, Ruben juga memiliki restoran Geprek Bensu dan Big Ben Kopi Restoran Geprek Bensu sendiri sudah mempunyai cabang diseluruh Indonesia, sedangkan Big Ben Kopi sudah mempunyai 3 cabang

Bisnis

Geprek Bensu

Bensu Drink

Bensu Bakso

Bensu Nugget

Big Ben Kopi

Clothing Line Fashion (bersama Sarwendah)


6. Inul Daratista 

Inul Daratista (lahir di Pasuruan, 21 Januari 1979; umur 41 tahun; bernama asli Ainur Rokhimah) adalah seorang penyanyi dangdut berkebangsaan Indonesia. Inul terkenal dengan gaya Goyang Ngebor. Ayah Inul bernama Abdullah Aman, dan ibunya bernama Rufia. Suami Inul adalah Adam Suseno.

Kisah perjuangan pedangdut Inul Daratista memang sudah biasa menjadi pembahasan di banyak media. Ya, ia memang seorang selebriti yang berangkat dari nol, sampai bisa menancapkan kukunya di industri hiburan tanah air. Dahulu kala, Inul rela membantu perekonomian keluarga dengan menjadi penyanyi dari panggung ke panggung. Maklum, orangtuanya hanya seorang penjahit sederhana.

Karir

Inul Daratista memulai karier panggungnya sebagai penyanyi dangdut lewat acara-acara rakyat di daerah Pasuruan, Jawa Timur. Tanpa ia ketahui, aksi panggungnya diabadikan dalam sebuah rekaman video. Video ini lantas diperbanyak dan diedarkan dalam format VCD ke berbagai pelosok daerah, ini yang mendorong nama Inul mulai terkenal. Seiring dengan melekatnya julukan “Ratu Goyang Ngebor”, Inul mulai tampil di banyak tempat. Seketika, jadwal manggungnya terisi padat. Sejumlah televisi mulai berebutan untuk menampilkan Inul.


Selain berkarier di dunia tarik suara, Inul juga memiliki bisnis karaoke, Inul Vizta. Bisnisnya yang memiliki beberapa cabang ini, sempat mendapat masalah. Andar Situmorang menggugatnya karena dianggap melanggar masalah hak cipta. Tapi awal Juni 2009, kasusnya dimenangkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.


Selesai perkara bisnis karaoke Inul Vizta, sekarang giliran Inul yang memperkarakan Andar ke pihak berwajib. Kali ini Andar dilaporkan Inul atas tuduhan membuat laporan palsu. Inul bersama ahli waris yang sebenarnya dari Guru Nahum, Distok Sitomorang menuntut Andar yang dituduh membuat laporan-laporan palsu. Hingga saat ini, kasusnya masih diperiksa oleh pihak yang berwajib.


7. Denny Cagur

Dulu sebelum sukses Denny Cagur pernah pernah merantau ke Jakarta sambil kuliah. ia ngontrak yang belakangnya kali kalau kebanjiran tidak bisa tidur takut air masuk ke dalam rumah kontrakan. Dan Sekarang berkat kegigihannya dan juga doa orang tua membuat ia sesukses seperti sekarang. 

Tempat lahir

Denny Wahyudi (lahir di Bandung, 29 Agustus 1977; umur 43 tahun) adalah komedian berkebangsaan Indonesia. Ia memiliki darah Betawi dari ayah dan Sunda dari ibu.

Pria yang dikenal sebagai Raja Gombal ini sebelumnya telah lebih dulu sukses dengan grup lawaknya yaitu Cagur bersama kedua rekannya, yaitu Wendy dan Narji yang didirikan tahun 1997. Namanya semakin eksis akibat kepiawaiannya dalam membawakan acara yang diselingi dengan gaya humornya yang segar. Sudah banyak acara televisi yang dibawakannya. Sebut saja acara musik Dahsyat, Comedy Project, dan lain sebagainya. Selain itu, Denny juga terkenal lewat goyangannya, yaitu Goyang Bang Jali dan juga mengisi acara komedi OVJ Trans7.


itulah beberapa informasi menarik seputar kehidupan artis tanah air kita yang penuh perjuangan dan pengorbanan, tapi semua itu terbayar lunas dengan kesuksesan mereka. Jika kita mau seperti mereka jangan pernah berhenti berusaha untuk mencapai kesuksesan itu. Kita hanya perlu berjuang untuk mendapatkan apa yang di inginkan tapi semua itu Tuhan yang mengatur.. bukan kita yang menentukan. Semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel