-->

10 peluang usaha di desa yang bisa kita manfaatkan

Biasanya usaha di desa tidak banyak saingannya dan juga masih belum banyak yang menjalankan jenis usaha seperti ini, sebaiknya gunakan peluang usaha ini untuk membantu desa kita berkembang  Ketakutan kerap menghinggapi sebagian orang untuk tinggal dan menetap di daerah pedesaan. Suasana desa yang sunyi jauh dari keramaian dan kesan udik yang paling banyak di keluhkan. Namun, alasan terbesar mereka enggan tinggal di desa adalah sulitnya lapangan pekerjaan.

Hal ini berakibat meningkatnya arus urbanisasi. Sehingga desa semakin sulit berkembang karena para pemudanya lebih memilih merantau untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Padahal suasana pedesaan yang sejuk jauh dari polusi dan kemancetan itu merupakan kenyamanan tersendiri. Lapangan kerja sebenarnya tidak sulit, tetapi yang jelas banyak yang gengsi kalau harus bekerja di sektor pertanian karena harus berhadapan dengan lumpur dan sinar matahari.


Dengan melihat potensi dan peluang di desa yang akan kita tinggali. Kita tidak perlu takut lagi untuk menetap di sana. Tentu saja bukan sebagai pekerja, tetapi kita berwirausaha sesuai dengan keadaan greografis masing-masing desa. Hal ini selain bisa mendapatkan keuntungan lebih besar dari bekerja. Bahkan, mungkin bisa juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Semua Desa Punya Potensi ! Desa yang baik salah satunya adalah desa yang terbuka dan aware terhadap peluang atas potensi yang ada di desanya. Karena tidak semua desa punya wisata, tidak semua desa punya air yang melimpah. Maka, sesuaikan dengan potensi unik yang ada di desa masing-masing. Desa bisa membangun Warung Desa, Kedai Desa, Cafe Desa, Toko Bangunan, Usaha Pertanian dan Perkebunan, Penggemukan Sapi, Taxi Laut, Olahan Pala, Jasa Angkut Sawit, Penyewaan Tempat, Penyewaan Kendaraan, Simpan Pinjam, Penyewaan Kursi dan Tarup, Lapangan Futsal, dan masih banyak lagi.

Berikut ini beberapa 5 ide wirausaha di pedesaan yang Mengguntukan:


1. Usaha di bidang pertanian.

Namanya tinggal di desa, yang terlihat pasti di sekitarnya adalah tanaman mulai dari padi, jagung dan aneka tanaman lainnya. Selain menanam tanaman pokok(padi) sebaiknya juga di selinggi dengan menanam berbagai jeni sayuran. Kenapa harus menanam sayuran?

Masa tumbuh padi dari mulai menabur benih sampai panen memerlukan jangka waktu 4 bulan. Padahal kita butuh makan tiap hari.

Menanam sayuran masa panennya lebih singkat dan bisa di panen tiap hari. Dengan menanam sayuran, kita sudah mengurangi uang belanja. Selain itu sayuran tersebut tentu tidak mungkin kita masak semuanya. Sehingga bisa kita jual untuk mencukupi kebutuhan tiap hari.

Contohnya saja suami saya menanam kacang panjang dengan menggunakan benih setengah kilo, setelah umur 40 hari sudah bisa di petik. dan dalam tempo 5 hari panen modal benih sudah kembali. Padahal tanaman itu hanya diletakkan di pematang. Coba kalau di tanam di lahan pertanian dengan jumlah yang lebih banyak. Tentunya uhasilnya pun akan lebih banyak dan untungnya pun juga lebih besar.


2. Pengepul hasil pertanian

Pada musim panen, biasanya harga barang yang di panen akan turun. Karena jumlahnya banyak dan petani harus menjual hasil panen untuk bisa memulai tanam baru. Dengan kita membeli hasil panen para petani tersebut dan menjual di waktu harga sudah naik. Maka, kita akan memperoleh keuntungan yang cukup besar.

Selain itu kita juga membantu para petani supaya tidak terjebak dengan para tengkulak yang membeli hasil panen dengan sangat rendah.


3. Bisnis jamur

Menjual jamur sering kali di pandang oleh sebagian orang. Bertempat di dalam pasar yang bau dengan segala jenis sayuran bertumpuk-tumpuk di depan mereka.

Jual ke pasar, untuk menjual jamur tiram ke para pengepul. Kurang lebih 30-40 kg jamur tiram dengan harga Rp 12.000/kg dari tangan suami. Tanpa membuka plastik pembungkus dan hanya membantu memindahkan tangan kepada penjual sayur keliling, pengepul mendapat untung Rp 2.000/kg. Atau penjual sayur dipasar menjual lagi dengan harga Rp 14.000/kg.

Berati dari jamur tiram saja keuntungan penjual sayur sudah Rp 60.000-80.000, belum dari sayuran yang lain.


4. Beternak

Dengan luasnya lahan di pedasaan membuat kita lebih leluasa dalam membuka usaha. Peternakan sangat sesuai dengan kondisi pedesaan. Banyak sumber makanan(rumput), tentu kan mengurangi biaya untuk makan ternak. Selain itu hewan ternak juga berfungsi sebagai tabungan. Jika sewaktu-waktu butuh uang, kita tinggal menjualnya.


5. Agen jual pulsa

Masih berfikir di desa tidak ada sinyal. Itu mah dulu yang. Sekarang di berbagai sudut desa sudah terpasang tower pemancar sinyal dari berbagai provider. Bahkan, wifi sudah masuk pedesaan.

Hal ini merupakan peluang untuk dijadikan usaha isi ulang pulsa.


6. Toko sembako

Biasanya segala kebutuhan pokok selalu dikonsumsi setiap hari oleh seluruh lapisan masyarakat entah itu anak-anak, bapak-bapak atau pun ibu ibu. Kita bisa memanfaatkan peluang usaha ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Mulai dari yang kecil-kecilan terlebih dahulu, jika dirasa sudah ada perkembangan bisa kita tambahkan modal usaha supaya lebih komplit


7. Usaha galon air

Usaha ini tidak terlalu sulit karena hanya berbekal kendaraan bermotor dan juga keranjang dari besi untuk mengangkut air galon. Biasanya di desa yang sulit air untuk minum punya potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Jika Anda tertarik bisa dengan membuka depot air minum yang memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar, karena keuntungannya sangat lumayan besar tapi sebelum memulai harus siapkan dana dan juga peralatan untuk menunjang usaha ini.


8. Usaha air PAM

Usaha ini tidak membutuhkan keahlian dan juga skill, mempunyai modal yang cukup semua orang bisa menjalankan bisnis ini. Biasanya tidak semua rumah mempunyai air untuk kebutuhan MCK atau mandi, cuci, kakus. Caranya cukup salurkan air ke rumah-rumah warga yang ingin membeli air dari kita. nanti kita tagih biayanya Secara bulanan. Untuk menjalankan jenis usaha ini maksimal dibutuhkan dana sekitar Rp 25 juta untuk membeli berbagai alat misalkan 

a. penampungan air atau toren

b. Pipa paralon

c. Mesin satelit

d. dan tukang ngebor biasanya kalau yang ini sistemnya borongan.


9. Rental PS

Nah jenis usaha ini juga tidak terlalu membutuhkan skill, cukup mempunyai modal untuk menjalankan bisnis kecil-kecilan seperti ini. Manfaatkan peluang usaha dengan sebaik mungkin supaya menambah pemasukan. Karena jenis usaha ini bisa dijalankan oleh siapa saja. Untuk memulai usaha kita siapkan dananya untuk membeli barang elektronik seperti:

a. Meja tv ukuran kecil 

b. Televisi

c. PS3 

Setelah dirasa semuanya sudah komplit kita bisa memulai menjalankan usaha ini. Biasanya anak anak yang main PS suka jajan nah kita manfaatkan peluang ini sambil jual minuman atau cemilan. Ibarat kata menyelam sambil minum air mendapatkan dua keuntungan sekaligus.


10. Sayuran keliling

Biasanya ibu ibu yang selalu mengeluh karena susahnya mencari tukang sayur. Tidak hanya di kota saja jenis usaha sayuran seperti ini. Di desa pun bisa kita manfaatkan peluang usaha ini. Karena untungnya ya bisa dibilang lumayan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk memulai usaha ini diperlukan kendaraan seperti sepeda motor ran gerobak sayur, supaya menjangkau pelanggan yang jauh. Manfaatkan peluang usaha ini dengan sebaik mungkin karena prospek cukup menjanjikan untuk ditekuni. 

Itulah beberapa peluang usaha di desa yang wajib kita coba, karena tidak ada salahnya mencoba bisnis kecil-kecilan seperti ini. Jika pun sudah ada usaha ini, jangan takut. Yakin saja rejeki ada yang mengatur. Tinggal bagaimana kita berusaha supaya usaha kita tersebut bisa berkembang. Semoga artikel ini bermanfaat


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel